Seperti ada tertulis, “Setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,” dan seperti yang Yesus katakan, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus memikul salibnya dan mengikut Aku,” penderitaan sesaat pasti akan menyertai kehidupan semua orang yang hidup demi kemuliaan Kerajaan Surga.
Esau dan Yudas Iskariot hidup menurut daging, mengejar kesenangan dosa, dan akhirnya kehilangan berkat Kerajaan Surga. Namun, Musa, Yakub, Daniel, dan ketiga temannya mengatasi kesulitan dengan lebih menghargai kesenangan surga. Demikian pula, para anggota Gereja Tuhan menaruh harapan pada kesenangan surga yang dijanjikan Tuhan, mengabdikan diri untuk memberitakan berkat hari Sabat dan Paskah perjanjian baru, seperti yang Dia perintahkan.
Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun, karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah. Ibrani 11:24–26
ตู้ ปณ.119, ที่ทำการไปรษณีย์บุนดัง ซองนัม, บุนดัง-กู, ซองนัม-ซี, คยองกี-โด, เกาหลีใต้
โทร 031-738-5999 แฟกซ์ 031-738-5998
สมัชชาใหญ่: ซูแน-โล 50, บุนดัง-กู, ซองนัม-ซี, คย็องกี-โด, เกาหลีใต้
คริสตจักรตัวแทน: พันกิโยย็อค-โล 35, บุนดัง-กู, ซองนัม-ซี, คย็องกี-โด, เกาหลีใต้
ⓒ World Mission Society Church of God เป็นเจ้าของลิขสิทธิ์ทั้งหมด นโยบายความเป็นส่วนตัว